Mengobati Kanker

  1. I.                   PENGOBATAN KANKER SECARA MEDIS :

    Meliputi antara lain: pembedahan, radioterapi, kemoterapi, terapi bertarget, terapi hormon, terapi alami,dll.

 

Tujuan utama dari pengobatan kanker secara medis adalah untuk membasmi, membunuh atau mengubah sel-sel kanker.

A. PEMBEDAHAN

Pembedahan kankerPembedahan merupakan pengobatan yang paling sering dilakukan pada penderita kanker. Biasanya dilakukan saat kanker masih dalam stadium dini atau belum menyebar.

 

Jenis pembedahan tergantung dari kondisi stadium kanker. Ada pembedahan yang dilakukan dengan hanya mengangkat jaringan yang terkena kanker. Namun ada juga pembedahan yang dilakukan dengan mengharuskan untuk  mengangkat seluruh organ yang terkena kanker.

B. RADIOTERAPI

Radioterapi adalah penggunaan sinar laser untuk mengobati kanker. Radioterapi hanya mematikan sel-sel kanker di daerah target.

Radioterapi biasanya diterapkan pada kasus kanker stadium lanjut yang sudah tak dapat dioperasi dan bertujuan untuk meringankan gejala kanker. Misalnya mengurangi rasa sakit penderita, menghentikan perdarahan atau mengurangi kerusakan struktur saraf di sekitar tumor. Biasanya radioterapi diberikan dalam jangka waktu yang pendek (1 hari sampai 2 minggu).

Dokter dapat juga menerapkan radioterapi sebagai terapi primer (radioterapi radikal) untuk mengecilkan tumor dan dilanjutkan dengan pembedahan.

Biasanya radioterapi diberikan dengan interval yang lebih panjang, misalnya jeda 4-6 minggu untuk memberikan waktu bagi sel-sel normal memperbaiki dirinya. Sesi radioterapi biasanya berlangsung sekitar 1-2 menit.

Salah satunya menggunakan pisau gamma, yaitu penggunaan sinar laser untuk pembedahan. Saat itu juga ada metode penanaman kawat/partikel radioaktif ke dalam tubuh pasien untuk menghancurkan sel-sel kanker lokal.

C. KEMOTERAPI

Kemoterapi merupakan terapi kanker yang melibatkan penggunaan zat kimia ataupun obat-obatan dalam pengobatan kanker. Cara kerjanya adalah dengan meracuni dan membunuh sel-sel kanker, mengendalikan pertumbuhan sel kanker, dan menghentikan pertumbuhan sel kanker agar tidak menyebar ke organ tubuh lain atau untuk mengurangi gejala-gejala yang disebabkan oleh kanker.

Efek samping kemoterapi :

  • terjadi penurunan jumlah sel-sel darah
  •  infeksi
  • Anemia
  • pendarahan  (mimisan)
  •  rambut rontok
  •  gatal dan kering pada kulit
  •  mual dan muntah
  •  Dehidrasi
  •  tekanan darah rendah
  •  Sembelit
  • Diare
  •  gangguan sistem saraf.

Pada pengobatan kanker, kemoterapi dapat diaplikasikan dengan 3 cara, yaitu:

  • Kemo sebagai terapi utama yang memang ditujukan untuk memberantas sel-sel kankernya.
  • Kemo sebagai terapi tambahan untuk memastikan kanker sudah bersih dan tak kembali. Biasanya diberikan pada pasien yang baru diangkat tumornya melalui pembedahan ataupun radioterapi.
  • Kemo sebagai terapi paliatif, yaitu hanya bersifat mengendalikan pertumbuhan tumor dan bukan untuk menyembuhkan. Terapi ini biasanya dilakukan untuk pasien dengan stadium lanjut (4B).

Saat ini terdapat lebih dari 50 obat-obatan kemoterapi yang dapat diberikan melalui intravena infuse ataupun kemo oral. Kemoterapi diberikan dalam diberikan dalam siklus (biasanya 3-4 minggu dalam periode 4-6 bulan).

D. TERAPI BERTARGET

Terapi ini menggunakan obat-obatan atau bahan lain yang diarahkan untuk menghambat protein/molekul/enzim tertentu yang memiliki peranan penting dalam perkembang-biakan dan penyebaran tumor. Dengan berfokus pada perubahan molekuler dan seluler yang diarahkan hanya pada sel kanker, terapi ini diharapkan lebih efektif daripada jenis pengobatan lain, seperti kemoterapi ataupun radioterapidan tidak terlalu berbahaya bagi sel-sel normal lainnya.

Saat ini pengobatan kanker dengan targeted therapy masih tergolong baru dan masih kontroversial. Sebagian besar tumor solid memiliki genetika kompleks dengan katakanlah lebih dari 20 faktor pendukung pertumbuhan. Semakin advance (lanjut) perkembangan tumor, semakin besar heterogenitasnya dari sisi molekuler. Karena itu para ahli masih memperdebatkan efektivitas targeted therapy dalam mematikan perkembangan tumor dengan hanya mentargetkan satu faktor/elemen yang mendukung perkembangannya.

Targeted therapy ada yang diberikan melalui intravena infuse ataupun melalui tablet/pil. Misalnya trastuzumab (Herceptin®) dan erlotinib(Tykerb®) untuk kanker payudara.

Kelemahannya harga obat biasanya mahal dan proses penyembuhan tidak dapat ditentukan.

II.  PENGOBATAN NON-MEDIS:

Misalnya pengobatan dengan herbal kanker, akupunktur, aromaterapi, terapi musik, meditasi, terapi sentuhan, terapi doa, dll.

Pengobatan kanker dengan ramuan herbal adalah suatu pengobatan yang menggunakan berbagai macam ekstrak dari tumbuh-tumbuhan yang dikombinasikan dengan bahan alami lainnya yang diolah secara modern, yang dapat membantu detoxifikasi jaringan darah dan menstimulasi sistem kekebalan tubuh untuk  memberantas sel kanker.

Share